Published On: Tue, May 21st, 2013
Uncategorized | By admin

Poros Polman-Mamasa Putus: Ratusan Kendaraan Tertahan hingga Satu Hari

Share This
Tags

MAMASA — Transportasi darat yang menghubungkan Kabupaten Polewali Mandar (Polman)-Mamasa kembali putus. Ini disebabkan jalan yang menghubungkan kedua kabupaten ini ambrol, tepatnya di Kecamatan Balla, Mamasa.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun akibat bencana ini, ratusan kendaraan roda empat dan roda dua yang melewati jalan ini tertahan hingga sehari. Bencana longsor yang terjadi kali ini bukan berasal dari material pegunungan, namun terjadi di sebagian permukiman warga yangberada dipinggiranjalan. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (12/5) ini, sempat memutuskan akses kendaraan antara Kabupaten Mamasa-Polewali Mandar. Tidak ada korban dalam peristiwa itu.

Namun, kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi sepanjang 10 kilometer, yakni mulai dari kilometer 6 Kota Mamasa hingga kilometer 16 di wilayah Kecamatan Malabo. Longsoran tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Mamasa, Balla, dan Malabo. Longsor terparah terjadi di wilayah Kecamatan Balla.

Jalan Poros Mamasa, yang lebarnya mencapai hingga enam meter itu tanahnya ambrol, sehingga sempat memutus jalur transportasi dari Kabupaten Mamasa- Polman dan sebaliknya. Ratusan kendaraan yang tertahan bisa melintasi setelah warga bergotong-royong membuat jembatan penyeberangan darurat dengan menggunakan batang pohon kelapa pada badan jalan yang tersisa.

Meski kondisi tanah labil dan rawan ambrol, namun kendaraan tetap memaksakan melintas. Tapi pengendara tersebut harus membayar Rp30.000 kepada warga yang membuat jembatan penyeberangan darurat. “Sempat tertahan satu hari. Kami bisa lewat setelah warga membuat jembatan penyeberangan dan membayar Rp30.000,” ujar Aspan, salah satu warga Polewali. Dia mengatakan, beberapa titik lainnya juga terjadi longsor, namun tidak separah yang terjadi di Kecamatan Balla.

Sementara itu, Saibu, salah satuwargaMamasamengatakan, longsor tidak hanya berpotensi pada badan jalan dan permukiman warga, tapi di sepanjang jalan pegunungan di Mamasa. Hal itu karena kondisi tanah, baik pegunungan dan permukiman labil. Apalagi bila hujan deras mengguyur daerah ini. Beberapa pekan lalu longsor juga terjadi di wilayah Kecamatan Mambi. Akibat longsoran tersebut mengakibatkan akses kendaraan Mamasa-Mamuju yang melewatijalurMambiterputus. Bencana itu merusak ribuan rumah.

Sumber: Koran Sindo

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site