Published On: Thu, Apr 4th, 2013
Uncategorized | By admin

Pengumuman Honorer K2, BKD Tana TORAJA Tunggu Tanda Tangan Bupati

Share This
Tags

MAKALE,TCN — Pengumuman nama-nama honorer kategori dua (K2) Kabupaten Tana Toraja yang dinyatakan lolos oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebanyak 1.914, hingga kini belum diumumkan.

Alasannya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tana Toraja masih menunggu tanda tangan bupati. “Kami sudah menerima data nama-nama tenaga honorer K2 yang dinyatakan berhak ikut uji publik dari BKN. Dalam waktu dekat segera kami umumkan, setelah ditandatangani oleh Pak Bupati,” ujar Kepala Bidang Data dan Penerimaan Pegawai BKD Tana Toraja, Fransiska Situru di Makale, kemarin.

Dikatakan, dari 1.986 tenaga honorer K2 di lingkungan PemkabTanaToraja yangdiusulkanke BKN, 1.914 orang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan berhak mengikuti tahapan uji publik. Sisanya, 72 orang tenaga honorer yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) administrasi seperti usia diatas 46 tahun, tidak memenuhi syarat lama mengabdi.

Selain itu, tenaga honorer yang dinyatakan tidak memenuhi syarat ikut uji publik karena pendapatan yang diterima didanai anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Honorer K2 yang dinyatakan lolos administrasi dan berhak mengikuti uji publik, usia antara 19 tahun-46 tahun, lama mengabdi paling kurang satu tahun pada 1 Januari 2006 serta pendapatannya tidak didanai oleh APBD.

Rencananya, tahapan uji publik akan dilaksanakan selama 21 hari terhitung setelah BKD resmi mengumumkan nama- nama tenaga honorer tersebut. Uji publik dilakukan guna memberikan kesempatan bagi masyarakat menanggapi namanama tenaga honorer K2 yang dinyatakan lolos administrasi. Tidak menutup ke-mungkinan, dalam proses pengangkatan dan verifikasi ad-ministrasi ada masyarakat yang menganggap tidak wajar dan di luar prosedur.

“Masyarakat diberikan kesempatan melapor atau menanggapi adanya halhal yang tidak wajar terhadap data-data tenaga honorer K2 dengan menyertakan bukti otentik,” katanya. Dia mengatakan, BKD Tana Toraja juga membuka posko pengaduan bagi tenaga honorer K2 yang namanya tidak dicantumkan dalam uji publik. Karena tidak menutup kemungkinan, ada nama honorer K2 yang memenuhi tidak tercantum lantaran kesalahan cetak, tercecer atau sebagainya.

“Seluruh tanggapan, pengaduan maupun keberatan masyarakat akan dilaporkan BKD ke pemerintah pusat untuk diproses dan divalidasi,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pilar Rakyat Indonesia (LPRI), Rasyid Mappadang menyatakan, pihaknya siap mengawasi nama-nama tenaga honorer K2 yang diumumkan dalam uji publik. “Kami siap memberikan tanggapan jika dalam uji publik ditemukan ada hal-hal yang tidak wajar dalam proses seleksi honorer K2,” tandasnya.

Sumber : Palopo Pos

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site