Published On: Sat, Jun 15th, 2013
Uncategorized | By admin

Duh, Caleg Incumbent Tak Lolos DCS

Share This
Tags

MAKALE, TCN — Satu orang bakal calon (balon), yang masih tercatat sebagai anggota DPRD Tana Toraja (incumbent), dinyatakan tidak lolos dalam Daftar Caleg Sementara (DCS), sesuai hasil pleno anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Tana Toraja, yang berlangsung Rabu, 12 Juni kemarin.

Bakal calon yang tidak lolos itu tercatat atas nama YP Pillo.

YP Pillo adalah anggota DPRD Tana Toraja, periode 2009-2014, dari Partai Damai Sejahtera (PDS). Karena PDS tidak lolos verifikasi KPU sebagai partai politik peserta pemilu tahun 2014, Pillo kemudian pindah ke Partai Golkar dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif dari partai itu.

Namun hingga batas waktu pelengkapan berkas pendaftaran yang diberikan oleh KPU, mantan Kabag Hukum Sekretariat Kabupaten Tana Toraja ini, tidak memasukan salah satu berkas penting, yakni surat pengunduran diri dari keanggotaan DPRD Tana Toraja (formulir BB5).

“Ada surat beliau masukkan, tetapi tidak memenuhi syarat,” jelas ketua KPU kabupaten Tana Toraja, Luther Pongre’kun, kepada Palopo Pos, usai memimpin rapat pleno di kantor KPU, Rabu, 12 Juni kemarin.

Luther menjelaskan, YP Pillo mendaftar menjadi bakal calon legislatif pada Daerah Pemilihan (Dapil) Tana Toraja 5, melalui Partai Golkar. Sementara saat ini, yang bersangkutan masih tercatat sebagai anggota DPRD Tana Toraja dari Partai Damai Sejahtera (PDS). Sesuai Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2013, setiap anggota DPRD yang mencalonkan diri kembali melalui partai politik lain, harus mengajukan surat pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD.

“Tetapi sampai batas waktu yang kita (KPU) berikan, yang bersangkutan tidak memasukkan surat pengunduran diri itu, atau lampiran BB5,” urai Luther.

Sekedar diketahui, ada enam anggota DPRD Tana Toraja, yang pindah partai dan mendaftarkan diri kembali menjadi calon legislatif pada pemilu 2014. Mereka adalah, Christian HP Lambe, Septianus Toding Komba, Takin Sima, YP Pillo, Andarias Buttu Tasik, Yakobus Tonglo Langi.

Christian HP Lambe yang duduk di DPRD melalui Partai Damai Sejahtera (PDS), kini pindah ke Partai Demokrat. Sedangkan Septianus dari PPD pindah ke Hanura. Demikian pula dengan Yakobus Tonglo, yang berasal dari PKPB, juga pindah ke Hanura. Takin Sima, yang merupakan ketua Fraksi PDK di DPRD Tana Toraja, loncat pagar untuk nyaleg melalui PKPI. Sementara politisi Partai Republikan, Andarias Buttu Tasik, mendaftar di KPU melalui pintu Partai PKPI. Terakhir, YP Pillo, yang mendaftar melalui Partai Golkar.

Sebenarnya ada sepuluh anggota DPRD Tana Toraja saat ini, yang partai asalnya tidak lolos verifikasi KPU menjadi peserta pemilu. Namun empat anggota lainnya, masing-masing YS Sholla, Tandirerung, Selpianus Popeng, dan LR Tangko, tidak mau mencalonkan diri lagi.

Sementara itu, berdasarkan hasil pleno KPU kabupaten Tana Toraja, Rabu, 12 Juni kemarin, dari 11 partai politik yang mendaftarkan bakal calon legislatifnya, tidak semua partai melengkapi calegnya di setiap daerah pemilihan. Dari 330 kuota caleg, sesuai dengan jumlah kursi di DPRD Tana Toraja, yang mendaftar hanya 291 orang. Artinya, ada beberapa parpol yang tidak 100 persen mendaftarkan bacaleg di beberapa daerah pemilihan.

Adapun partai politik yang calegnya tidak lengkap, diantaranya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Saat mendaftar, Partai Golkar mendaftarkan 30 orang caleg, tetapi setelah pleno berkurang satu orang. Sedangkan PKB hanya 21 orang, PKS 22 orang, PAN 29 orang, dan PPP 10 orang,” jelas ketua Pokja pendaftaran calon anggota legislatif, KPU Tana Toraja, Isak Pareang.

Menurut Isak, meski jumlah calegnya tidak seperti kuota yang diberikan, namun partai politik tersebut tetap memiliki hak untuk mengikuti pemilu.

Sumber : Palopo Pos

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site