Published On: Sun, Aug 14th, 2011
Uncategorized | By admin

Pembangunan Bandara Sumarorong di Mamasa Dimulai

Share This
Tags

Daerah Sumarorong di Mamasa.

MAMASA (TCN) – Pembangunan Bandara Sumarorong di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, yang telah mendapat anggaran dari Kementerian Perhubungan senilai Rp50 miliar, telah dimulai dengan tahap pertama berupa pembukaan lahan untuk landasan pacu.

Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, di Mamasa, Minggu, mengatakan, pembangunan Bandara Sumarorong telah dikerjakan sejak dua minggu terakhir setelah sebelumnya dilakukan rapat koordinadi antara eksekutif dan legislatif.

“Luas lahan untuk tahap pertama sebesar 1.600 meter tersebut untuk pekerjaan landasan pacu. Nantinya, akan kita tingkatkan agar bandara ini juga bisa setara dengan bandara di daerah lain,” katanya.

Untuk mempercepat pembangunan bandara tersebut, katanya, Pemerintah Kabupaten Mamasa pun ikut menyiapkan anggaran senilai Rp2,7 miliar untuk tahun ini dan akan kembali dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun ini senilai Rp3,4 miliar.

“Jadi, untuk tahun ini, Pemkab Mamasa menyiapkan alokasi dana sebesar Rp6,1 miliar yang diharapkan dalam waktu dua tahun ke depan bisa beroperasi secara maksimal,” terangnya.

Menurut dia, setelah dilakukan penggusuran lahan untuk pembangunan landasan pacu selesai maka pemerintah kabupaten berencana mengundang Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh untuk peletakan batu pertama yang dijadwalkan sebelum pemilihan Gubernur, 10 Oktober 2011.

“Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Bandara Sumarorong akan kami lakukan setelah Lebaran. Kita harap, rencana peletakan batu pertama oleh Gubernur bisa dilakukan,” katanya.

Ia menyampaikan, pembangunan sarana bandara di Mamasa tersebut sangat penting untuk memperlancar interkoneksi antara daerah yang satu dengan daerah yang lain.

Olehnya itu, kata Bupati, Pemkab Mamasa sangat berharap pemerintah pusat dan provinsi memberikan dukungan anggaran pembangunan bandara tersebut sehingga masyarakat bisa memanfaatkan lapangan terbang ini minimal tahun 2013.

“Untuk merampungkan pembangunan Bandara Sumarorong maka kebutuhan dana yang harus disiapkan bisa mencapai Rp350 miliar,” terangnya.

Dia mengemukakan, pembangunan Bandara Sumarorong tersebut dianggap sangat penting seiring dengan dicanangkannya Mamasa sebagai daerah destinasi wisata Sulbar tahun 2011.

“Jika sarana bandara bisa beroperasi maksimal, maka jelas akan memacu jumlah wisatawan yang masuk ke Mamasa. Apalagi, saat ini Pemprov Sulawesi Selatan juga meningkatkan pengembangan wisata toraja di Kabupaten Tanah Toraja,” tuturnya.

Ia mengatakan, daerah Mamasa dijadikan daerah destinasi wisata karena memiliki kemiripan dengan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Tanah Toraja.

“Makanya, Pemprov Sulbar menangkap peluang ini untuk mengembangkan pariwisata di daerah Mamasa. Kami yakin, potensi wisata di Mamasa akan mampu menarik minat wisatawan masuk ke Sulbar, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ungkap Ismail.

Ia mengatakan, daerah Mamasa hanya dapat berkembang bila sektor pengembangan pariwisata dan beberapa sektor pengembangan perkebunan komoditas kopi dan kakao dapat didorong.

“Hasil pertanian komoditas itu pun harus ditunjang sarana infrastruktur jalan yang memadai dan itu juga menjadi sebuah kebutuhan untuk menunjang majunya sektor wisata Mamasa,” tuturnya.

Sumber:Antara

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Switch to our mobile site